Blog Tentang Kesehatan, Pariwisata,Gaya Hidup,Lowongan Kerja Dan Berita

Jahe Banyak Khasiatnya untuk Obat Tapi Dilarang Keras Konsumsi Jahe 4 Orang Dibawah ini


Jahe dianggap sebagai salah satu tanaman herbal yang paling sehat di planet ini. Nama ilmiahnya Zingiber officinal, dan merupakan anggota dari keluarga Zingiberaceae.


Jahe sangat tinggi nutrisi dan senyawa bioaktif, dengan demikian memiliki efek menguntungkan pada seluruh tubuh, dan dapat digunakan baik untuk memasak maupun obat-obatan. Bahkan, jahe dianggap sebagai 'obat untuk segalanya.'



Namun, meskipun jahe sangat baik untuk kesehatan, beberapa orang dengan kondisi kesehatan tertentu tidak diperbolehkan mengonsumsi jahe. Siapa saja? Berikut beberapa orang yang dilarang mengonsumsi jahe.

Baca Juga Bersihkan hati dan bakar lemak saat tidur dengan minuman ini 

1. Orang kurus

Jahe dapat merangsang pencernaan. Kandungan serat yang tinggi pada jahe akan menggerakkan makanan melalui sistem pencernaan, dan senyawa lain pada jahe dapat meningkatkan metabolisme, sehingga mempercepat penurunan berat badan.

 2.  Penderita hemofilia atau gangguan darah


Jahe dapat meningkatkan aliran darah dan merangsang sirkulasi, sehingga bermanfaat untuk obesitas, diabetes, dan penyakit arteri perifer. Tetapi, jahe wajib dihindari oleh orang yang menderita hemofilia. Ini merupakan kelainan genetik, di mana kemampuan pembekuan darah berkurang, yang berarti jika terjadi perdarahan kecil dapat menyebabkan kematian. Nah, jahe dapat menetralisir obat yang digunakan dan dapat memperburuk situasi serta menyebabkan perdarahan mematikan.







3. Pengonsumsi obat tekanan darah tinggi dan diabetes

Orang yang mengonsumsi obat tekanan darah tinggi atau diabetes bisa berisiko jika mengonsumsi jahe, karena jahe dapat mengubah efeknya pada tubuh. Kombinasi jahe dengan antikoagulan, beta-blocker atau obat insulin bisa sangat berbahaya. Jahe merangsang penipisan darah dan mengurangi tekanan darah, dan sifat-sifat ini akan menurunkan efek dari obat-obatan ini.



4. Orang hamil

Pada awal kehamilan, teh jahe memang dapat meredakan mual dan muntah. Tapi, pada trimester pertama, Anda harus menghindarinya karena dapat menyebabkan kontraksi uterus. Kondisi terparah, dapat menyebabkan keguguran.



 Pengganti jahe


Jika Anda masuk dalam golongan orang-orang di atas, Anda dapat mengganti jahe dengan paprika atau cabai rawit. Paprika juga tak kalah menguntungkan, karena mengandung sejumlah besar zat besi, vitamin A, B6, dan juga vitamin E.






Sumber: Natural Healing Magazine
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Lalat, Kecoak, dan Nyamuk Mati dalam 2 Jam dengan Semprotkan ini

    Menjaga rumah Anda agar tetap bersih dan teratur tidaklah mudah, dibutuhkan banyak pembersihan dan perawatan setiap hari yang akan ...

Label

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Label Cloud

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.